Legal review of dumping practices in Indonesia: A comparative study of international economic law and Sharia economic law
DOI:
https://doi.org/10.55942/pssj.v6i1.1464Keywords:
dumping, anti-dumping, World Trade Organization (WTO), international economic law, Sharia economic lawAbstract
Dumping is an international trade practice that can distort markets and harm domestic industries in importing countries, prompting the development of anti-dumping policies as trade protection instruments. This study aims to analyze the regulation and implementation of anti-dumping policy in Indonesia, examine its conformity with international trade law principles under the World Trade Organization (WTO) framework, and assess dumping and anti-dumping practices from the perspective of Sharia economic law. This study employs a normative juridical method using statutory, conceptual, and comparative law approaches, drawing on secondary data such as international agreements (GATT 1994 and the WTO Anti-Dumping Agreement), national legislation (Law No. 7 of 2014 and Government Regulation No. 34 of 2011), and scholarly literature on international and Islamic economic laws. The findings indicate that, normatively, Indonesia’s anti-dumping regulations have adopted WTO principles, particularly regarding the determination of dumping margins, material injury, and causation. However, in practice, the implementation of anti-dumping measures through the Indonesian Anti-Dumping Committee (KADI) continues to face procedural constraints and challenges in effectively protecting domestic industries. From the perspective of Sharia economic law, dumping is viewed as being inconsistent with the principles of justice, the prohibition of harm, and the ethical norms of fair competition. Therefore, Indonesia’s anti-dumping policy should be strengthened not only to ensure compliance with WTO law but also through the internalization of substantive justice values, as emphasized in Sharia economic law.
References
Alhayat, A. P. (2014). Efektivitas tindakan anti dumping Indonesia 1996–2010. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan, 8(2), 257–281.
Alhayat, A. (2017). Ketidakefektifan kebijakan anti-dumping produk impor baja Indonesia: Sebuah analisis awal. Buletin Ilmiah Litbang Perdagangan, 11(2), 149–170.
Ardyanti, W. (2025). Tinjauan kebijakan anti-dumping Indonesia dalam menghadapi praktik perdagangan tidak adil terhadap negara berkembang. Media Hukum Indonesia (MHI), 4. https://doi.org/10.5281/zenodo.17858040.
Astuti, S. W., Rehan, M., & Afriza, M. (2024). Penerapan maslahah mursalah dalam transaksi ekonomi dan keuangan kontemporer. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(3). https://doi.org/10.5281/zenodo.13990431.
Azrimultiya, V. (2025). Peran kebijakan pemerintah dalam ekspor dan impor pada sektor agrikultur dan manufaktur di Indonesia. Ikraith Ekonomika, 8. https://doi.org/10.37817/IKRAITH-EKONOMIKA.
Bahari, A. (2017). Pemikiran Yahya bin Umar tentang siyasah al-ighraq dalam kitab Ahkam al-Suq [Skripsi, STAIN Parepare].
Barutu, S. H. C. (2018). Ketentuan antidumping subsidi dan tindakan pengamanan (safeguard) dalam GATT dan WTO. Citra Aditya Bakti.
Fatmawati. (2025). Pengaruh kebijakan anti-dumping terhadap industri nasional. Circle Archive, 1.
Feran, R., Kermite, J. A., & Setlight, M. (2022). Praktik dumping dalam perspektif hukum perdagangan internasional di Indonesia. Lex Privatum, 10(2). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexprivatum/article/view/40383.
Hermawansyah, M., et al. (2025). Ekonomi syariah: Prinsip, implementasi, dan isu kontemporer (Vol. 1). HN Publishing.
Humonggio, A. S. (2025). Penerapan hukum antidumping dan perlindungan industri nasional terhadap praktik subsidi silang di sektor manufaktur strategis. Al-Zayn, 3(5), 1690–1701.
Iwandi, et al. (2025). Ushul fiqh sebagai landasan epistemologis ekonomi Islam dalam menghadapi isu ekonomi global. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 5(4). https://doi.org/10.31004/innovative.v5i4.21259
Kalvarialva, S. P., Tampongangoy, G. H., & Gerungan, A. E. (2023). Analisis hukum kebijakan dumping di Indonesia sesuai perspektif World Trade Organization (WTO). Lex Administratum, 11(3).
Kusnandar, A., Wijaya, A. D., Ridho, M. F., et al. (2025). Potensi kolaborasi KADI dengan KPPU dalam penanganan praktik dumping. Hukum Dinamika Ekselensia, 7(2). https://journalversa.com/s/index.php/hde
Maheralia, R., & Faradila, F. (2025). Review pengenaan bea masuk anti dumping produk A4 copy paper oleh Australia. Cendekia Niaga, 9(1), 17–29. https://jurnal.kemendag.go.id/index.php/JCN/article/view/898
Mahfud, F. (2012). Komitmen pemerintah terhadap perlindungan industri domestik melalui safeguard dan anti-dumping [Tesis, Universitas Islam Indonesia].
Manna, K. B. (2018). Kesesuaian indikator penentuan tuduhan dumping antara The Tariff Act of 1930 Amerika Serikat dengan Article VI GATT/WTO (studi kasus produk monosodium glutamate Indonesia) [Skripsi, Universitas Brawijaya].
Niken, M. A., & Sinaga, A. (2025). Peraturan anti-dumping dalam perdagangan internasional serta dampak dumping bagi negara importir dan negara eksportir. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 5(3). https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19803
Noventa, M. F. K. (2018). Penindakan terhadap perbuatan circumvention dalam penegakan hukum anti dumping di Indonesia [Skripsi S1, Universitas Atma Jaya Yogyakarta]. https://e-journal.uajy.ac.id/16691/
Nuraini, P. (2019). Dampak ekonomi dari ihtikar dan siyasah al-ighraq dalam konsep jual beli. A-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, (113).
Purnomo, F. B. (2025). Analisis perbedaan implikasi kebijakan anti dumping di Indonesia dan negara-negara Uni Eropa: Studi putusan World Trade Organization DS480. Arus Jurnal Sosial dan Humaniora, 5(3), 4912–4920. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.1723
Ramadhanti, S. A. (2025). Analisis yuridis pengaturan praktik dumping dan anti-dumping dalam kerangka general principles World Trade Organization. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 16.
Rahman, A. A., Nur, W., & Mawarni, I. (2025). Dampak kebijakan pengenaan bea masuk anti dumping nilon film dari Republik Rakyat Tiongkok, Thailand dan Taiwan terhadap industri dalam negeri. HUKMY: Jurnal Hukum, 5(2), 1048–1067. https://doi.org/10.35316/hukmy.2025.v5i2.1048-1067
Sihombing, D. H. (2024). Kebijakan anti-dumping dan perlindungan industri domestik. Circle Archive, 1(5). http://circle-archive.com/index.php/carc/article/view/185
Siregar, N. O. (2022). Regulasi anti dumping dalam hukum perdagangan internasional dan penerapannya di Indonesia. Justisi, 8(1). https://doi.org/10.33506/js.v8i1.1563
Solikha, K. A., Wiryanto, F. S., & Andeaz, M. F. (2025). Dumping dalam perdagangan internasional dan pandangan Islam terhadap keadilan ekonomi. Neraca Manajemen, Ekonomi, 1(2). https://doi.org/10.8734/mnmae.v1i2.359
Sood, M., Mahmuluddin, & Zulkarnaen. (2024). Pengaturan anti-dumping dalam perdagangan internasional dalam rangka melindungi produk industri dalam negeri. Jurnal Kompilasi Hukum, 9(1). https://doi.org/10.29303/jkh.v9i1.159
Syahir, F. H. (2025). Prinsip most favored nation dan national treatment dalam sengketa anti dumping antara Indonesia dengan Korea Selatan. Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 16. https://doi.org/10.3783/causa.v2i9.2461
Syahyu, Y. (2022). Dilema praktik dumping dan hukum antidumping: Antara kepentingan pengusaha (produsen) dan masyarakat (konsumen). Jurnal Hukum & Pembangunan, 52(1). https://doi.org/10.21143/jhp.vol52.no1.3327
Syahyu, Y., Pandamdari, E., & Asror, E. M. (2022). Sistem hukum anti-dumping di Indonesia. CV Literasi Nusantara Abadi. https://www.penerbitlitnus.co.id
Utsman, T. Y., & Ma’arif, S. (2022). Praktik dumping (siyasah al-ighraq): Pandangan Imam Suyuthi perspektif ekonomi Islam. Moderasi: Journal of Islamic Studies, 2(1), 99–122. https://doi.org/10.54471/moderasi.v2i1.33
Zakariya, A. (2024). Studi komparasi praktik dumping produk baja: Perspektif hukum Islam dan hukum positif [Tesis, IAIN Kediri].
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wafa Ibra Syahra, Chairul Fahmi , Shabarullah Shabarullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









